energi lihat situs sponsor
 
Jumat, 26 Mei 2017  
 


kembali ke depan »  
forum diskusi :

diskusi berita lowongan

Tanggapan atas pesan yang sedang dibaca bisa dilakukan melalui sarana pengiriman pesan yang ada di bagian bawah.

» Lihat daftar pesan di forum diskusi
» Tulis pesan baru di forum diskusi

  • PESAN DAN TANGGAPAN :

    Pembangkit Tenaga Listrik Nuklir (PLTN)
    Oleh : Singgih Nata
    Sabtu, 3 Januari 2009 (08:48 WIB) dari IP 69.203.134.42

    --------
    Ukuranya sebesar garasi mobil,tetapi bangunan ini tidak akan dibangun dibelakang rumah
    Dengan memakai teknologi yang pada mulanya dikembangkan oleh para ahli nuklir di Laboratory Los Alamos di negara bagian New Mexico ( BATAN-nya Amrik). Perusahaan Hyperion Power Generation menciptakan PLTN Mini menghasilakan Tenaga Listrik dan Air panas. PLTN mini ini dimasudkan untuk membangun Tenaga Listrik dan Air panas didaerah-daerah terpencil. Mengingat akan negara kita dimana banyak hujan dan banyak sungai-sungainya, PLTN Mini ini sangat cocok untuk dioperasikan. Tidak diperlukan sarana untuk mengangkut bahan bakar, seperti PLTU bahan bakar batubara atau PLTD bahan bakar solar. Satu kali diisi dengan bahan bakar uranium dapat bertahan selama 8 tahun tanpa diisi ulang.

    Menurut CEO Perusahaan tersebut ( John Deal), perusahaanya sudah mendapatkan order sejumlah 100 order semuanya adalah pesanan diluar Amerika Serikat. Harga per Unit adalah antara $ 23 juta sampai $30 juta. Reactor ini dipasang didalam ruangan dimana dinding-dindingnya dibuat dari besi beton. Dan tidak ada sama sekali peralatan yang bergerak didalam ruangan kedap ini.
    PLTN Mini ini siap dipakai untuk menghasilkan Tenaga Listrik atau air panas setelah pipa saluran air dipasang melalui pipa yang melewati reactor yang mengeluarkan panas sampai 500 derajat Farenheit.

    Panas yang dihasilkan adalah akibat dari uranium didalam reactor pecah secara alamiyah.
    Pecahan atom menjadi neutron ini yang mengakibatkan keluar tenaga panas. Kalau neutron ini bertubrukkan dengan atom uranium memecahkan atom itu menjadi neutron. Dan bila neutron yang baru ini menubruk atom uranium lainnya akan timbul neutron baru. Proses memecahkan atom uranium ini yang menimbulkan panas. Tubrukan antara atom uranium dan neutron ini terjadi secara berantai dan menjadi berlangsung yang dalam waktu yang lama.

    Didalam reactor yang dipakai sekarang ini, untuk mengerem tubrukan antara atom uranium dan neutron, dipasang yang disebut "control rod". Mengurangi tubrukan ini berarti mengurang panas yang dihasilkannya. Namun kadang kala "control rod" ini tidak bekerja seperti yang diharapkan. Dan bila ini terjadi, panas yang dihasilkan dari tubrukan neutron dengan atom uranium tidak dapat diarahkan, berakibat reactor menjadi sangat panas dan membahayakan karena kemungkinan besar akan meledak.

    Untuk mencegah akan kemungkinan reactor terlalu panas akibat dari "control rod" yang tak terkontrol, perusahaan Hyperion mengganti "control rod" ini dengan menambahkan hydrogen atom keuranium. Dengan adanya hydrogen atom ini, atom-atom ini berfungsi sebagai "control rod" untuk menurunkan jumlah tabrakan antara neutron dan atom uranium didalam reactor. Hasilnya keluar panas yang sesuai dengan kebutuhan.

    Dengan adanya atom hydrogen ini, uranium tidak "seganas" lagi. Dan atom hydrogen ini menjinakkan kegiatan tubruk menubruk itu, dengan menambah atau mengurang atom hydrogen yang dimasukkan. Dengan arti kata lain, kami menjinakkan uranium hybride ini seperti cara kerja sebuah battere. Tentunya sebuah battre yang Anda tak ingin memgangnya., demikian kata Mr. Deal.

    Panas yang dihasilkan ini disalurkan keluar dari ruang besi beton itu dan dipasang diatas besi beton ini sebuah "heat conductor". Siap untuk dipasang dengan pipa air dari luar. Dengan melewati "heat conductor" ini, air dari luar dipanaskan atau dapat juga dijadikan uap untuk menjadi tenaga penggerak generator untuk menghasilkan tenaga listrik.

    Panas yang sangat tinggi diatas ruang besi beton ini, dan dengan ditanamnya ruang besi beton ini dalam tanah, akan menjamin keamanan dari pencurian. Kalaupun ada sipencuri akan berpikir dua kali kalau mau mencuri reactor ini.
    Juga menurut Max Carbon, pemulis buku "Nuclear Power: Villain or Victim," seorang professor of nuclear engineering at the University of Wisconsin-Madison, dia setuju bahwa "security risk" PLTN Mini sangat minimal.

    Juga karena uranium yang berkadar rendah ini tidak dapat dipakai sebagai bahan dalam pembuatan bom. Membuat bom perlu uranium dengan kadar tinggi yang mana si pencuri untuk mendapatkannya jauh lebih besar kemungkinannya untuk mencari di tempat lain.

    Ruang pelindung besi beton ini, tidak akan meleleh karena panas. Namun tenaga listrik yang dihasilkannya mahal dalam standar di Amerika. Tenaga Listrik yang dihasilkan PLTN Mini ini dapat menerangi rumah-rumah sampai jumlah 20,000 rumah untuk masa delapan tahun dengan harga jual 10Cents perkilowatt/hour. Ini merupakan lima kali lipat lebih mahal dari harga listrik yang ada sekarang ini di Amerika Serikat. Kesumpalannya, tidak ada satupun PLTN Mini ini akan beroperasi di Amerika Serikat.

    Mr. Deal menekankan, walaupun mahal namun akan sangat cocok dan berguna kalau dipakai didaerah-daerah terpencil diluar Amerika Serikat. Karena kemampuan untuk menghasilkan Tenaga Listrik dengan reactor yang ukurannya kecil ini. Juga kalau dibandingkan dengan PLTU dengan bahan bakar batubara, sisa pembakaran batubaranya akan memenuhi lima stadion sepak bola. Tetapi PLTN Mini ini hanya menghasilkan sisa pembakaran (sampah) sebesar bolanya saja (bal-nya).

    Dikutip dari MSNBC
    Nov.21,2008


  • TULIS TANGGAPAN BARU :
    PERHATIAN : Semua data terminal yang mengakses otomatis dicatat sebagai arsip serta untuk kenyamanan bersama.

    judul :
    penulis :
    isi :
    Kata kunci dinamis : *     [ lihat disini ! ]
     

    » kirim ke teman
    » versi cetak

  •   Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI