energi lihat situs sponsor
 
Sabtu, 23 September 2017  
 


kembali ke depan »  
Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

UE Sepakati Konsep Ambisius untuk Energi dan Iklim
Eddi Santosa (detikcom)

Den Haag - Energi harus lebih bersih dalam 13 tahun ke depan (2020) dan pemakaiannya harus hemat 20 persen. Karbondioksida (CO2) juga harus bisa dikurangi dalam prosentase sama.

Rencana ambisius Uni Eropa (UE) itu berhasil disepakati dalam konferensi puncak yang diikuti 27 pemimpin negara-negara UE di Brussel, Jumat (9/3/2007).

Kontribusi energi bersih sebesar 20 persen yang harus dicapai di 2020 itu antara lain diperoleh dari sumber energi seperti sinar matahari, angin, air dan panasbumi. Kemudian sebesar 10 persen bahan bakar untuk transportasi harus bersumber dari bahan bakar hayati (BBH).

Rencana tersebut sekaligus untuk mengurangi ketergantungan energi pada negara seperti Rusia dan Iran. Diharapkan rencana itu juga dapat mengurangi pemanasan bumi dan menghambat naiknya permukaan air laut.

Kanselir Angela Merkel (Jerman), pemegang palu ketua UE, yang memimpin sidang pada konferensi itu mengharapkan bahwa negara-negara di bagian dunia lain bersedia mengikuti langkah UE itu.

Di depan kamera televisi publik NOS, Merkel mengatakan bahwa UE bersedia menaikkan target pengurangan CO2 lebih ambisius lagi, yakni sebesar 30 persen, asal saja negara-negara lain terutama negara-negara kaya mau mengikuti langkah UE tersebut.

Sementara itu organisasi-organisasi pro lingkungan menyambut positif rencana UE tersebut. Greenpeace bahkan menilai kesepakatan yang dicapai dalam konferensi tersebut merupakan yang terbaik sejak Protokol Kyoto (1997).

Sebaliknya kalangan dunia usaha mengkhawatirkan, bahwa tanpa kontribusi energi nuklir maka target yang dicanangkan tersebut tidak akan tercapai.

Sumber : UE Sepakati Konsep Ambisius untuk Energi dan Iklim

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 15 Maret 2007

  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI