energi lihat situs sponsor
 
Senin, 19 November 2018  
 


kembali ke depan »  
Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Pemanfaatan Energi Panas Bumi Masih Rendah
Alih Istik Wahyuni (Detikcom)

Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara dengan cadangan panas bumi terbesar di dunia. Namun pemanfaatannya masih rendah. Baru sepertiga yang dimanfaatkan

Saat ini cadangan panas bumi di Indonesia mencapai 27.000 MWe (megawatt of electrical output), sedangkan yang sudah baru dimanfaatkan hanya sepertiganya yakni 9.000 MWe atau setara dengan listrik 800 MW.

Untuk mengembangkan panas bumi, pemerintah menyiapkan 14 wilayah kerja pertambangan (WKP). Di WKP ini nantinya akan dibangun pembangkit listrik.

Listrik yang dihasilkan dari panas bumi nantinya akan lebih murah. Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgianto saat memberikan sambutan di acara penyerahan data panas bumi di kantor Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (23/2/2007).

Kali ini pemerintah mengawali kegiatan eksplorasi sehingga bisa mengurangi risiko produksi yang ditanggung oleh pengembang.

"Dengan pemerintah ikut menanggu risiko ini berarti bisa mengurangi risiko selanjutnya. Sehingga harga listrik yang dihasilkan bisa lebih rendah," ujarnya.

Selama ini listrik yang dihasilkan dari panas bumi memang lebih mahal, dan bervariasi tergantung dari tingkat kesulitam eksplorasi di daerah.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Panas Bumi dan Pengelolaan Air Tanah ESDM, Sugiharto Harsoprayitno mwnyatakan bahwa untuk cetak biru investasi geotermal ini akan dibiayai oleh Japan Bank for Internasional Cooperation (JBIC). Namun sebagai sebagai konsekuensinya, peralatan harus dibeli dari Jepang. (ddn/qom)

Sumber : Pemanfaatan Energi Panas Bumi Masih Rendah

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 23 Februari 2007

  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2018 LIPI