energi lihat situs sponsor
 
Rabu, 18 Juli 2018  
 


kembali ke depan »  
Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Perancis terpilih menjadi tempat reaktor fusi nuklir
BBC Indonesia (BBC)

Perancis terpilih menjadi tempat reaktor fusi nuklir, proyek senilai $12 milyar dolar, setelah menghadapi saingan kuat dengan Jepang.

Reaktor Internasional Thermonuclear Experimental (ITER) akan menjadi proyek ilmiah yang paling mahal setelah Stasiun Ruang Angkasa Internasional. Program Iter dilakukan sekitar 18 bulan di tengah upaya berbagai pihak untuk mencapai kesepakatan antara dua kubu. Fusi nuklir menarik energi dari reaksi seperti panas matahari.

Fusi nuklir dianggap sebagai dapat memproduksi energi yang lebih bersih dibandingkan dengan fisi nuklir dan fosil minyak.

Para pejabat dari konsorsium enam partai menandatangani perjanjian di Moscow hari Selasa, untuk menentukan lokasi reaktor di Cadarache di Perancis selatan.

Janez Potocnik, Komisari Uni Eropa untuk sains dan penelitian mengatakan Iter "menandai langkah maju dalam kerjasama sains internasional".

Ia menambahkan: "Kini kita telah mencari konsensus tentang lokasi Iter, dan kami akan berupaya untuk mencapai kesepakatan tentang proyek itu, sehingga pembangunan akan dimulai secepat mungkin."

Imbalan besar

Uni Eropa, Amerika Serikat, Rusia, Jepang, Korea Selatan, dan Cina adalah mitra kerja dalam proyek ini. Jepang sebelumnya menarik diri, setelah disepakati 'pemegang hak kedua' akan mendapatkan hak konsesi.

Berdasarkan kesepakatan, Jepang akan mendapatkan 20ari 200 pos penelitian dan menyediakan hanya 10engeluaran, dan menjadi tempat fasilitas penelitian - setengah di antaranya akan ditanggung oleh Uni Eropa.

"Hal itu merupakan keberhasilan besar Perancis, Eropa dan semua mitra kerja Iter," begitu menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Presiden Perancis Jacques Chirac. Profesor Sir Chris Llewellyn Smith, direktur Otorita Energi Atom Inggris UKAEA yang bertanggung jawab atas termonuklir Inggris menyebut keputusan itu sebagai "berita bagus".

"Pembangunan cepat Iter merupakan langkah besar dalam pembangunan fusi sebagai sumber listrik yang tidak akan mempengaruhi perubahan iklim," tambahnya.

Bintang di bumi

Berkaitan dengan fisika dan besarnya energi yang diproduksi, proyek Iter ini bisa dikatakan seperti membangun bintang di Bumi.

Proyek ini merupakan alat fusi pertama yang memproduksi energi panas pada tingkatan stasiun pembangkit listrik biasa, dan dapat membuka jalan bagi dibangunnya pembangkit komersial pertama.

Dalam reaksi fusi, energi diproduksi saat cahaya atom - isotop hidrogen deuterium dan tritium - digabungkan untuk membentuk atom yang lebih berat.

Untuk mengatur reaksi fusi pada Bumi sebagai sumber energi, perlu untuk memanaskan gas pada temperatur melebihi 100 juta Celsius - jauh lebih panas dibandingkan pusat Matahari.

Persyaratan teknis yang diperlukan sangat besar, dan para ilmuwan telah mencoba mengembangkannya selama puluhan tahun. Namun, hasilnya, bila Iter berhasil dikembangkan, sangat besar.

Satu kilogram bahan bakar fusi dapat memproduksi energi yang sama seperti 10 juta kg fosil minyak.

Keterangan gambar :
Proyek ini bernilai 10 milyar Euro dan akan berjalan selama 35 tahun. Proyek ini akan memproduksi reaksi fusi pertama yang berkelanjutan. Proyek ini adalah tahap akhir sebelum reaktor komersial pertama dibangun.

Sumber : BBC Indonesia

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 28 Juni 2005

  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2018 LIPI