energi lihat situs sponsor
 
Senin, 19 November 2018  
 


kembali ke depan »  
Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

PLTN Muria Beroperasi 2015
detikcom

Indonesia merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria I yang berlokasi 7 Km dari blok Tanjung Jati B di Jateng pada tahun 2010, dimana tendernya dilakukan pada 2008.

Demikian dikatakan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Soedyartomo Soentomo usai Rapat Badan Koordinasi Energi Nasional (BAKOREN) di Kantor DESDM, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (15/4/2005).

Diharapkan pada 2015-2016 PLTN Muria ini sudah bisa beroperasi dengan kapasitas 1.000 Mwat Elektic dengan investasi US$ 1.500-1.800 per KWh. "Saat ini kami sedang melakuan studi sampai tahun 2006 karena memang membangun PLTN itu lama karena memerlukan persyaratan berstandar internasional seperti izin kontruksi, izin operasi, site dan recomizioning," ujarnya.

Menurutnya pembangunan PLTN ini akan mendukung Indonesia memenuhi Kyoto Protocol yaitu mengurangi global warning karena PLTN mampu mengurangi kadar CO2. Seharusnya di dunia ini harus ada 126 PLTN.

Dikatakan Kepala BATAN saat ini investor yang telah mengatakan berminat adalah Jepang. Menurutnya harga listrik yang dihasilkan akan lebih murah yakni antara 3,5-4 sen dolar per Kwh. "Makin besar PLTN maka makin ekonomis," tegasnya.

Soedyartomo menyebutkan rencana pembanguan PLTN Muria I ini sebenarnya sudah sejak tahun 1986 karena ada masalah psikologis tidak bisa dilakukan. Kemudian pada tahun 1996 juga sudah dilakukan studi dan direncanakan dibangun tahun 1997 yang kemudian terjadi krisis sehingga ditunda. Pada tahun 2001 juga akan dibangun namun tahun 2002 kembali terhenti. (san)

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 15 April 2005

  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2018 LIPI